Diduga Rasis, Ketua RT Riang Pluit Buka Suara Fokus Pada Masalah Utama

3 Juni 2023, 10:23 WIB

NTT, OKE FLORES.com - Ketua RT Riang menyampaikan pandangannya mengenai kontroversi ruko yang menyerobot bahu jalan di Pluit.

Riang memperjelas pernyataan tentang tuduhan diskriminasi ras yang diarahkan kepada pemilik dan penghuni ruko.

Diketahui bahwa tuduhan diskriminasi ras diucapkan saat Riang terlibat pertengkaran dengan pemilik ruko beberapa waktu yang lalu.

Saat itu, Riang merasa emosional dan menggunakan kata "Pribumi" dalam percakapan dengan para pemilik ruko di Pluit yang menyebabkan suasana semakin memanas.

Baca Juga: Benny K Harman Sentil Menkumham Terkait Transaksi Narkoba Hingga Kafe Bagus Dalam Lapas

"Beberapa hari lalu ada keributan kecil lah, yang justru malah saya seperti sebagai orang yang disudutkan. Padahal pada faktanya acara itu awalnya sudah selesai, tiba-tiba datang belasan orang menyerang saya," ujar Ketua RT Riang, melansir Ayojakarta.com, sabtu 3 Juni 2023.

ebih jauh, Riang meminta kembali pada isu mengenai ruko yang menyerobot bahu jalan bahkan saluran air.

Menurutnya, sudah terang bahwa ruko-ruko tersebut telah melanggar garis batas yakni pada bahu jalan dan saluran air sehingga fasilitas umum (jalan) menjadi lebih sempit karena adanya pelanggaran tersebut.

"Ini perbedaan loh, kalau yang kemarin-kemarin soal pelanggaran bagunan saluran air dan bahu jalan, jelas-jelas itu udah pelanggaran dan terbukti adanya pelanggaran dengan adanya recount text itu," kata Riang.

"Jadi saya kalau ditanya soal pelanggaran saluran air dan bahu jalan, saya jadi semangat lagi nih gitu loh. Jadi justru orang-orang itu mulai mengalih-alihkan permasalahan dengan adanya isu rasis dan segala macam," Sambungnya.

Baca Juga: Pasutri di Sidoarjo Aniaya Balita Berusia 2 Tahun yang Diasuhnya Hingga Tewas

Meski begitu, Riang mengaku akan tetap memperjuangkan fasilitas umum (fasum) demi kepentingan dan hak bersama sebagai warga dan negara yang baik.

"Tapi fokus masalahnya sebenarnya adalah pelanggaran saluran air dan bahu jalan dan mungkin saja mereka tidak terima sehingga mereka melakukan suatu manufer-manufer demikian, tapi saya tetap berlanjut," tegasnya.***

Editor: Paulus Adekantari

Sumber: Ayojakarta.com

Tags

Terkini

Terpopuler