Menkes: Bangkai Sapi Mengandung Bakteri Antraks Harus Dibakar

12 Juli 2023, 08:55 WIB
Foto Menteri Kesehatan (Menkes) /

OKEFLORES.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berencana ikut campur dalam penanganan penyakit antraks yang sedang meluas di Gunungkidul, Yogyakarta.

Kementerian Kesehatan berencana membagikan antibiotik kepada pasien yang terinfeksi bakteri bacillus anthracis.

Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan, mengungkapkan bahwa Kementerian Kesehatan akan berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian dalam penyaluran antibiotik tersebut.

Budi menjelaskan bahwa penyebaran antraks merupakan bukti bahwa kesehatan manusia dan hewan saling terkait.

Oleh karena itu, menurut Budi, penting untuk mencegah penyakit antraks dengan memberikan vaksin kepada hewan ternak.

Baca Juga: Pj Gubernur DKI Jakarta Luruskan Soal Perbaikan JIS

"Hewan-hewan itu sama seperti penyakit menular yang perlu divaksinasi," katanya dilansir Pikiran-rakyat.com Rabu, 12 Juli 2023.

Kemenkes dan Kementan juga terus menelusuri bangkai hewan ternak di zona endemi. Apabila terdapat bakteri antraksnya, maka harus dibakar.

"Hewan mati itu perlu diperiksa, apakah dia ada bakteri antraksnya atau enggak. Kalau ini ada, harus dibakar tidak boleh dimakan," ujarnya menegaskan.

Sebelumnya, wabah antraks muncul dari permukiman Dukuh Jati, Kelurahan Candirejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.

Wabah itu muncul setelah masyarakat setempat mengonsumsi daging dari bangkai sapi yang sudah sempat dikubur.

Baca Juga: Berikut Cara Bayar ETLE Secara Online, Cepat, Mudah, dan Praktis

Wabah antraks menyebabkan 3 orang meninggal dunia di Gunung Kidul.

Kematian mendadak juga terjadi pada sejumlah sapi dan kambing milik warga setempat sepanjang 18-26 Mei 2023.***

Editor: Adrianus T. Jaya

Sumber: Pikiranrakyat.com

Tags

Terkini

Terpopuler