Pemprov NTT Klaim Penurunan Signifikan Angka Stunting di NTT 3 Tahun

- 21 September 2023, 16:10 WIB
Pemprov NTT Klaim Penurunan Signifikan Angka Stunting di NTT 3 Tahun
Pemprov NTT Klaim Penurunan Signifikan Angka Stunting di NTT 3 Tahun /

OKE FLORES.COM - Bertempat di Aula Fernandez Lantai 4 Kantor Gubernur, pada Rabu, 20 September 2023, Pj Gubernur NTT Ayodhia Kalake membuka rapat peninjauan umum percepatan penurunan angka stunting gizi di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pada kesempatan ini, Pj. Gubernur NTT Ayodhia menjelaskan, permasalahan stunting di Nusa Tenggara Timur semakin menurun setiap tahunnya, berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) dan juga berdasarkan metode e-PPGBM (Pencatatan Pelaporan Gizi berbasis masyarakat).

 

 

"Berdasarkan hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI), Provinsi NTT dalam kurun waktu 3 tahun terakhir menunjukkan penurunan yang signfikan dari 2019 sebesar 43 persen, turun menjadi 37,8 persen di tahun 2021 dan di tahun 2022 turun jadi 35,3 persen. Sementara itu, data riil melalui pelaksanaan operasi timbang selama kurun waktu 5 (lima) tahun berdasarkan dengan metode e-PPGBM (elektronik- Pencatatan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) menunjukkan bahwa prosentase stunting terus mengalami penurunan yang signifikan dengan cakupan jumlah balita yang ditimbang rata-rata mengalami peningkatan 10,2 % setiap tahun, diawali 37,6 % tahun 2018 dan saat ini sudah mencapai 98,6 % jumlah balita yang ditimbang", Papar Ayodhia.

Baca Juga: Sejumlah Daerah di Pasaman Barat Dilanda Banjir, BPBD Imbau Warga Lebih Waspada

Lebih lanjut Pj. Gubernur NTT Ayodhia mengungkapkan "Berdasarkan e-PPGBM, stunting di NTT pada 2018 stunting sebesar 35,4 persen, turun jadi 30,0 persen tahun 2019, menjadi 24,2 persen tahun 2020. Kemudian tahun 2021 turun lagi jadi 20,9 persen dan tahun 2022 jadi 17,7 persen. Tahun 2023 prosentase stunting di NTT tinggal tinggal 15,2 persen atau secara absolut ada sebanyak 63.811 anak stunting di NTT yang perlu mendapat perhatian penanganan segera", Lanjut Beliau.

Pj. Gubernur NTT Ayodhia juga meminta agar semua Bupati/Walikota untuk mendorong peningkatan jumlah Kecamatan Rawan Pangan menjadi Kecamatan Tahan Pangan diwilayahnya.

Halaman:

Editor: Adrianus T. Jaya

Sumber: Pikiran Rakyat.com


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah